Skip to main content

Posts

Topik Riset yang Menggelitik

Beberapa saat yang lalu saya melihat beberapa event untuk call for paper . Pingin banget deh mengirimkan paper , tapi lagi nggak mood banget penelitian (aneh ya) Lalu saya jadi ingat topik riset tesis saya. Proposal saya untuk mendaftar magister berlalu begitu saja, saya malah mengambil topik tentang sumber daya insani/manusia untuk menjadi topik tesis yang sebenarnya. Topik tersebut memang nggak nyambung-nyambung amat dengan konsentrasi yang saya ambil yaitu perbankan syariah, yang seharusnya lebih mengangkat topik keuangan perbankan. Tapi saya lebih tergelitik pada topik sumber daya insani perbankan syariah. Alasan saya tergelitik dengan topik tersebut karena saya pernah kerja di bank. Saya sempat pindah cabang sehingga merasakan bagaimana perbedaan dipimpin oleh beberapa orang. Kepemimpinan dapat memengaruhi kepuasan kerja, komitmen, dan loyalitas karyawannya. Menurut teorinya begitu, gaes . Nyatanya? Bagi saya sih, iya banget. Gimana saya mau semangat kerja kalau pimpinan s...

Berdoa dan Ikhlas

Beberapa saat yang lalu saya pernah berpikir bahwa doa (yang menurut saya remeh) cepet sekali terkabulnya. Misalnya, saya pingin makan nasi padang lauk rendang. Eh, ndilalah hari itu juga ibuk pulang kerja bawa nasi padang lauk rendang dan diberikan kepada saya. Padahal saya tidak meminta beliau untuk membelikan nasi padang lauk rendang. Kejadian seperti itu tidak hanya sekali terjadi, beberapa kali sudah terjadi. Tidak hanya dengan ibuk, tetapi juga dengan pihak lain. Pernah juga saya sedang puasa dan ingin makan ayam bakar dekat tempat kerja. Lha kok ternyata hari itu saya mendapat nasi kotak ayam bakar tersebut dari kampus. Pernah juga saya kepikiran untuk membeli payung yang bisa dilipat, sehingga bisa saya bawa kemana-mana dan praktis. Saya selalu menunda untuk membeli payung tersebut dengan alasan belum butuh-butuh amat. Hingga suatu hari saya donor darah dan mendapat souvenir payung yang bisa dilipat. Sesederhana itu harapan saya terkabul. Saya berpikir bahwa doa atau h...

Deactivate Akun Media Sosial, Kamu Pernah Melakukannya?

Sudah menginjak bulan kedua di tahun 2018. Ada yang perlu saya ingat (bahkan untuk di masa depan), bahwa sepanjang 2017 hingga awal tahun 2018 telah terjadi beberapa peristiwa di kehidupan saya, kata psikolog, peristiwa yang saya alami adalah 'hal-hal pertama' yang baru saya hadapi dan too much buat saya. Ya, akhirnya saya ke psikolog untuk konseling. Pernah saya singgung di postingan sebelumnya bahwa saya berencana mendatangi psikolog atau psikiater. Mungkin nanti saya akan menceritakan disini hasil konseling tersebut (mudah-mudahan ndak males nulis)☺ Maaf, intronya panjang. sumber gambar Akun media sosial yang saya deactivate saat ini yaitu akun instagram dan facebook. Akun twitter masih saya pertahankan, karena twitter tempat 'nyampah'. Bahkan saya sempat berencana sekalian  deactivate beberapa akun messanger . Pertimbangannya adalah saya masih bisa dihubungi melalui sms, email, atau telepon. Saya sadar udah nggak jaman banget komunikasi bentuk begi...

2018

For the highs and lows And moments between, Mountains and valleys And rivers and streams. For where you are now, And where you will go. For "I've always known" And "I told you so" For "nothing is happening" And "all has gone wrong" It is here on the journey You will learn to be strong You will get where you're going, Landing where you belong (Morgan Harper Nichols)

When Life is So Unfair - Catatan Pengingat di Penghujung Tahun 2017

Tahun 2017 berjalan sangaaat cepat. Saya masih ingat, awal tahun 2017 saya belum bekerja. Awal Februari 2017 saya mulai bekerja di salah satu sekolah tinggi di Surabaya. Satu semester saya lewati, kemudian semester berikutnya akhirnya terlewati juga. Pada beberapa titik di tahun 2017 saya merasa saya nggak bakalan bisa melintasi beberapa titik (maaf lebay). Beberapa titik tersebut seringkali membuat saya 'keder' saat saya baru dititik awal tersebut, padahal saya belum menjalaninya. Kemudian di awal saya menjalaninya, saya sering banget mbrebes mili . Belum lagi di tengah menjalani titik-titk tersebut masalah lain juga timbul :') Saya sempat merasa nasehat seperti, "sabar ya", "tenang aja, semua ini akan terlewati kok", "kamu akan mendapatkan yang lebih baik", kadang terdengar 'hambar' (bagi saya). Mungkin saat itu saya berada dititik terendah saya. Ditengah keadaan seperti itu, hadirlah setitik harapan. Saat saya melihat har...

Bahagia yang Sederhana, Bagaimana Versimu?

Bahagia yang sederhana? Bagaimana bahagia yang sederhana versi saya? Oke, saya akan bercerita lumayan panjang. Maaf kalau nanti 'eneg' bacanya hehehe. Sejak Februari lalu, saya mempunyai aktivitas baru. Saya ngajar di salah satu kampus swasta di Surabaya. Kalau dipikir-pikir, dulu saya punya harapan kalau ngajar saya pingin ngajar di tempat yang bersih (yang punya standard kayak bank atau perkantoran), terus bisa pake outfit yang seperti pekerjaan saya yang dahulu (pake baju rapi, tapi ujung-ujungnya sampai di titik ini saya nggak mood lagi pakai baju berblazer huhu). Daaan, taraa, saya sekarang kerja ditempat yang pernah saya imajinasikan. Allah baik banget ya, menjawab harapan saya. Semester pertama berjalan, saya merasa oke-oke saja. Menginjak semester kedua. Saya mendapat jam ngajar lumayan banyak. Kuliah aja maksimal 24 sks lho. Lha ini saya dapat ngajar 12 kelas dengan 8 mata kuliah yang berbeda (dengan bobot masing-masing 3 sks). Hari-hari disemester kedua ini bis...

Perjalanan PCPM BI 2016 (PCPM 32)

September 2016 Beberapa grup mulai bertebaran informasi adanya rekrutmen BI ini. Entah kenapa saat hari pertama dibukanya lowongan PCPM ini saya langsung daftar, padahal biasanya saya daftar pada hari kesekian. Begitu daftar waah saya dapat nomor registrasi udah ratusan aja. Wajar aja sih, BI masih menjadi idola, tak heran yang registrasi hingga 86rb sekian (info dari pihak PPM saat seleksi potensi dasar. Berikut timeline yang saya capture dari website PPM. Alhamdulillah lolos dari seleksi administrasi. Saya mendapat jadwal untuk mengikuti seleksi potensi dasar pada hari Sabtu tanggal 24 September 2016, shift 2 (pukul 11.00). Tanggal tersebut bertepatan dengan jadwal wisuda. Saya telepon pihak PPM untuk reschedule  pada hari berikutnya yaitu Minggu. Alhamdulillah diizinkan dan saya disuruh datang pagian jam 6.30 (karena saya meminta ikut shift 1 hari tersebut). Waktu itu saya udah pasrah banget, kalau dikasih izin ikut tes hari berikutnya ya Alhamdulillah ...