Skip to main content

20 Day Blog Challenge - 7

Day 7 - How have you changed in the last 5 years

Kalau meruntut 5 tahun terakhir, berarti tahun 2011. Tahun 2011 saya mahasiswa. Masih semangat-semangatnya ikut organisasi kampus. Tahun 2011 jadi mahasiswa semi perantauan (karena rutin tiap weekend pulang). Masih menjadi anak kos yang suka beli makan di Bu Wito (sekarang kangen beli ayam kecap, terong balado, jamur crispy, tahu tempe kering, lele goreng, sambelnya yang maknyus, dll), Mak Kaya (Pecelnya juara), Molas (Pilihan makannya banyak seperti Bu Wito), Barokah (Porsi kuli), Pak As (Pecelnya level 2 setelah Mak Kaya), tentunya masih banyak lagi tapi saya malas nulisnya satu persatu.

Waktu itu mentang-mentang rumah di Sidoarjo, tiap Jumat sore/malam ataupun Sabtu pagi selalu rutin pulang ke Sidoarjo. Kebiasaan itu masih terbawa di tahun 2013-2014 saat saya di Mataram dan Madiun. Waktu di Mataram, hampir tiap sebulan sekali saya pulang. Bahkan saat di Madiun pun hampir setiap minggu juga pulang, meskipun kalau kehabisan tiket kereta saya akan bela-belain naik bus Mira yang bikin tegang sepanjang jalan atau naik travel di pagi-pagi buta jam 02.00/03.00 (dimana travel-nya selalu nungguin saya bangun dan ibu kos yang teramat baik hati itu bilang ke supir travel agar menunggu saya. Ibu kos akan bilang saya lagi siap-siap turun HAHAHA jadi kangen ibu kos deh).

Maaf kok jadi ngelantur tahun 2013-2014.

Tahun 2011 saya masih mahasiswa, sekarang sudah enggak.
Tahun 2011 saya suka warna biru, sekarang pun masih meskipun kadang-kadang suka warna merah.
Tahun 2011 saya masih gendut, sekarang juga.
Tahun 2011 saya suka nonton drama korea dan apapun tentang korea, sekarang pun masih meskipun nggak update kayak dulu.
Tahun 2011 saya jomblo, sekarang single.
Tahun 2011 sering naik kereta, sekarang sudah enggak (jadi kangen naik kereta).
Tahun 2011 masih penakut, sekarang Insyaallah lebih berani menyongsong masa depan :')

Bisa dibilang perubahannya tidak terlalu tajam, tetapi untunglah masih ada perubahan-perubahan tertentu meskipun perubahan kecil ;)
Semoga berikutnya akan lebih banyak perubahan.

Comments

Popular posts from this blog

Perjalanan PCPM BI 2016 (PCPM 32)

September 2016 Beberapa grup mulai bertebaran informasi adanya rekrutmen BI ini. Entah kenapa saat hari pertama dibukanya lowongan PCPM ini saya langsung daftar, padahal biasanya saya daftar pada hari kesekian. Begitu daftar waah saya dapat nomor registrasi udah ratusan aja. Wajar aja sih, BI masih menjadi idola, tak heran yang registrasi hingga 86rb sekian (info dari pihak PPM saat seleksi potensi dasar. Berikut timeline yang saya capture dari website PPM. Alhamdulillah lolos dari seleksi administrasi. Saya mendapat jadwal untuk mengikuti seleksi potensi dasar pada hari Sabtu tanggal 24 September 2016, shift 2 (pukul 11.00). Tanggal tersebut bertepatan dengan jadwal wisuda. Saya telepon pihak PPM untuk reschedule  pada hari berikutnya yaitu Minggu. Alhamdulillah diizinkan dan saya disuruh datang pagian jam 6.30 (karena saya meminta ikut shift 1 hari tersebut). Waktu itu saya udah pasrah banget, kalau dikasih izin ikut tes hari berikutnya ya Alhamdulillah ...

PERPANJANGAN SIM DI SIM CORNER SUNCITY SIDOARJO

SIM CORNER SUNCITY MALL SIDOARJO Sebenarnya SIM C saya jatuh tempo November, tetapi Oktober 2016 lalu saya mengurus perpanjangan SIM. Alasannya karena suatu hari yang terik di Surabaya, di daerah Klampis (benar gak sih), dekat daerah Unitomo, Perbanas, dll ada operasi pemeriksaan SIM dan STNK. Alhamdulillah STNK dan SIM selalu saya bawa. Pak Polisi yang memeriksa saya saat itu mengingatkan saya untuk segera memperpanjang SIM C saya yang akan segera expired , karena lewat sehari saja tidak boleh, harus mengurus seperti baru. Pengalaman Mengantar Ibu (Februari 2015) Datang siang jam 10, SIM CORNER Suncity Mall Sidoarjo sudah tidak menerima kami yang baru datang, karena sudah ada jatahnya hari itu berapa SIM yang dicetak. Kami disarankan langsung mengurus di Polres Sidoarjo. Nah, ngurus di Polres ini nih yang bikin kelenger. Saran: Makan yang cukup sebelum ngurus di Polres Sidoarjo dan stok kesabaran harus ekstra. Dari sinilah saya berjanji saat ngurus perpanjangan SIM saya ...

Holland : The Rich that Embrace the Poor

Hampir genap tiga tahun saya kuliah di jurusan ekonomi Syariah Universitas Airlangga. Fenomena-fenomena permasalahan masyarakat datang silih berganti dimana seorang mahasiswa sebagai agent of change dituntut untuk mampu memberikan solusi. Pada saat ini realita dinegara maju dan berkembang adalah terjadinya ketidakadilan dan ketimpangan dalam pendistribusian pendapatan dan kekayaan sehingga menciptakan kemiskinan. Menanggapi kenyataan tersebut Islam sebenarnya sudah memiliki solusi dalam pendistribusian kekayaan. Salah satu prinsip ekonomi syariah yaitu tidak boleh ada harta yang menganggur atau terhenti disalah satu pihak, karena akan membuat harta mengendap tidak bisa mengalir ke pihak yang membutuhkan. Dengan kata lain harta kekayaan harus terdistribusi merata alias tidak terjadi penimbunan karena penimbunan akan mengganggu stabilitas perekonomian. Pernah terjadi dijaman Rasulullah ada tanah yang menganggur. Saat itu ada seseorang yang menemukan tanah menganggur tersebut. Ia...